Sebanyak 145 mahasiswa baru Administrasi Publik mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa baru(PMB) yang diadakan oleh BEM Fisip dan HMJ Administrasi Publik. Kegiatan penerimaan mahasiswa baru dilakukan mulai tanggal 6 Agustus 2018 yakni upacara PMB Universitas yang dilaksanakan di Stadion Universitas Diponegoro. Hari selanjutnya dilaksanakan penerimaan mahasiswa baru di tingkat fakultas yang diisi dengan pengenalan lingkungan universitas terkait fungsi perguruan tinggi, jurusan yang ada di Fisip yang berkaitan dengan kurikulum, prospek kerja, serta profil lulusan undip(COMPLETE). Pengenalan kalender akademik dan hak serta kewajiban mahasiswa juga tidak lupa untuk di jelasakn kepada mahasiswa baru, sehingga tidak mengalami kebingungan terkait dengan kegiatan belajar di Fisip.

Pengenalan organisasi mahasiswa juga dilakukan pada saat penerimaan mahasiswa baru, dari upk seperti HIMPS, Kumbang, FKMM, Sakutala, hingga BEM FISIP dan Senat Fisip. Pengenalan organisasi tersebut dilakukan untuk membuat mahasiswa baru tahu dan bisa menyesuaikan diri terkait pengembangan diri baik soft skill maupun hard skill yang akan menunjang pada saat sesudah lulus dan bekerja nanti. PMB pada tahap  kedua yaitu pendidikan karakter(Pendikar). Pendikar merupakan kegiatan pembekalan kepada mahasiswa baru agar memiliki akhlak, moral dan etika yang beradab. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Diponegoro, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater.

Pendikar dan penerimaan mahasiswa baru ditutup dengan membuat inagurasi antar jurusan yang ada di Fisip serta upk-upk yang ada. Penutupan tersebut membawa rasa saling mengenal kepada lingkungan mahasiswa di Fisip, selain itu juga membuat kerjasama dan kekompakan menjadi lebih erat. Berakhirnya proses penerimaan mahasiswa baru diharapkan membawa perubahan mahasiswa yang baru menjadi lebih berkualitas dan bisa menatap masa depan dalam belajar di Jurusan Administrasi Publik sehingga bisa menggapai impian dengan secara matang dengan persiapan-persiapan selama berproses menjadi Diponegoro muda.