Mahasiswi Administrasi Publik FISIP UNDIP Raih Gelar Puteri Lokantara 2026, Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya

Semarang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP UNDIP). Salah satu mahasiswi Program Studi Administrasi Publik berhasil meraih gelar Puteri Lokantara Tahun 2026, sebuah ajang yang berfokus pada pelestarian budaya dan pengembangan generasi muda berkarakter.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FISIP UNDIP tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan budaya di tingkat nasional. Ajang Puteri Lokantara sendiri dikenal sebagai kompetisi yang menilai tidak hanya penampilan, tetapi juga wawasan budaya, kepemimpinan, serta kemampuan advokasi sosial para pesertanya.

Dalam proses seleksi, para peserta mengikuti berbagai tahapan penilaian, mulai dari audisi, pembekalan, hingga karantina dan malam final. Mahasiswi FISIP UNDIP tersebut dinilai mampu menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai budaya lokal sekaligus memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik dalam menyampaikan gagasan mengenai pelestarian budaya di era modern.

Dekan FISIP UNDIP, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin. menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan keberhasilan proses pembinaan mahasiswa di lingkungan FISIP UNDIP dalam mengembangkan kompetensi yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap budaya bangsa.

Melalui gelar Puteri Lokantara 2026 yang diraih, mahasiswi tersebut diharapkan dapat berperan sebagai duta budaya yang aktif mempromosikan kekayaan tradisi Indonesia, khususnya kepada generasi muda. Peran ini sejalan dengan semangat FISIP UNDIP dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi akademisi, tetapi juga agen perubahan sosial yang berkontribusi bagi masyarakat.

Keberhasilan ini sekaligus memperkuat reputasi FISIP UNDIP sebagai institusi pendidikan yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, baik di bidang akademik, kepemimpinan, maupun pelestarian budaya nasional. (Muhammad Rif’at Al-Razi)